Minggu, 09 September 2012

Wanna get you home/Chapter B + bonus part

Mini FFkyumin/yaoi/Wanna Get You Home/P.14
***

"kajja, kita pulang." ucapnya sudah stand-by di atas motornya lalu memberikan helm padaku.

Aku lalu memakai helmnya dan naik ke atas motornya.

"peluk aku!"

"nde?"

"aku bilang peluk aku!" ulangnya. Aku tidak bisa menolak.

"president? Apa benar tidak apa2 jika aku tinggal di rumah anda?" ucapku saat kita sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya dengan menggunakan motornya.

"gwenchana, aku tinggal sendirian di apartemen sendìrian, lagipula banyak kamar kosong. Lagipula kau memang harus tinggal di rumahku." jawabannya membuatku tidak bisa bicara apa2 lagi.

Aku berhasil mendapatkan nilai 100 berkat kyuhyun. Jadi aku harus mengabulkan permintaan, yaitu aku harus tinggal di rumahnya.

Tiba2 kyuhyun membelok motornya dan berhenti di pinggir.

"sungmin-ah?" panggilnya.

"nde?" jawabku.

"aku lapar, kau mau pergi ke restauran? Kita makan dulu di sana, mau?" tawarnya

"nde? Andweyo, lebih baik kita makan di rumah saja, biar saya saja yg memasakannya untuk anda." tawarku sedikit gugup karena posisiku sekarang tengah memeluk pinggangnya karena takut jatuh dari motor.

"ok, kalau begitu, kita belanja dulu. Di apartemenku tidak ada apa2" ucapnya setuju.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna Get You Home .../P.15
***

"president? Waegeuraeseuyo? Apayo?" ucapku saat kita sudah tiba di supermarket dan mulai berkeliling mencari bahan makanan.

"ani" ucapnya datar.

"apa lebih baik kita pulang saja dan memesan makanan? Atau cari restauran terdekat di sini?" ucapku khawatir.

"wae? Kau yg menawarkan untuk memasak untukku, kenapa kau malah mau menolaknya?" ucapnya kesal.

"karena sejak tadi anda diam saja, saya takut anda tidak suka dengan ide saya untuk memasakkan anda makanan. Jadi ..." jelasku tidak berani melanjutkan kalimatku.

"aku hanya lelah sekaligus senang, jangan terlalu khawatir." ucapnya lalu mengambil keranjang dorong dan berjalan sambil menggandeng tanganku.

***

"jwesonghamnida, saya tidak tahu jika anda tidak suka sayuran. Le-lebih saya buatkan yg lain saja." ucapku hendak mengambil lauk yg ada di depannya.

"andwe, kau sudah membuatkannya untukku, jadi akan aku makan."

"jangan dipaksakan jika anda tidak suka."

"hmm, enak juga." ucapnya setelah mencoba masakanku.

***

"hah, kenyang. Aku mandi dulu, setelah itu baru giliranmu."

"nde."

Kyuhyun langsung pergi, ke kamarnya. Sedangkan aku membersihkan bekas kita makan.

***

"sungmin-ah, mandilah di kamar mandi yg ada di kamarku, lalu pakai piyamaku yg ada di lemari saja, karena barang-barangmu masih belum di rapikan, jadi besok sepulang sekolah aku bantu kau membereskannya. Arra?"

"nde" jawabku, entah kenapa aku tidak bisa menolak perintahnya.

Semua ini membuatku gugup.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home .../P.16
***

Aku putuskan untuk duduk bersandar di kepala tempat tidur sambil membaca buku yg kemarin belum selesai kubaca. Tak lama kemudian sungmin keluar dari kamar mandi dengan piayama yg kebesaran dan rambutnya yg masih basah tertutup handuk kecil dì atas kepalanya menunduk terus.

Aku lalu menghela nafas sambil menyimpan bukuku di meja dan beranjak dari tempat tidur, berjalan ke arahnya.

"kau ini, rambutmu masih sangat basah, duduklah, biar kubantu kau mengeringkannya." ucapku sambil menuntunnya ke tempat tidur dan duduk berhadapan di sana.

"jwesonghamnida, saya sudah merepotkan anda." ucapnya selagi aku mengeringkan rambutnya dengan handuk.

"wae? Akulah yg telah merepotkanmu. Langsung membawamu ke sini."

"kenapa anda ingin saya tinggal di sini?"

"tidak ada alasan khusus. Aku hanya bosan tinggal sendirian di sini." jawabanku membuat sikap diamnya muncul lagi. Apa yg sebenarnya sedang dia pikirkan?

"sungmin-ah?" panggilku membuatnya menengadah ke arahku.

Langsung kukecup bibirnya cepat, lalu kulihat ekspresi terkejutnya yg menurutku manis.

Kudekatkan wajahku ke wajahnya perlahan, lalu mencium bibirnya lebih lama. Matanya mulai menutup, menikmati ciuman yg kuberikan.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home .../P.17
***

"wae?" ucapku saat aku sudah menindihnya dan meninggalkan beberapa kissmark di lehernya tapi belum sempat melepas pakaiannya, karena tubuhnya mulai bergetar hebat dan meronta ketakutan.

"jwesonghamnida, ini tidak boleh. Kita masih anak sekolah. Jika terjadi sesuatu, bisa gawat." ucapnya gugup tak berani menatapku.

"mwo? Kau berkata seperti itu seperti kau akan hamil jika kita melakukannya." sindirku yg dia jawab dengan air mata yg mulai keluar dari sudut matanya.

"ya! Wae uljimayo?" aku langsung beranjak dari atas tubuhnya, lalu berbaring di sampingnya sambil memeluknya yg mulai terisak.

"jwesonghamnida, jeongmal jwesonghamnida." ucapnya terus menerus di sela isakan tangisnya.

Seiring berlalunya waktu, kita berdua terlelap.

***

Pagi pun tiba, sungmin terbangun saat menyadari bahwa kyuhyun sudah tidak ada di sampingnya.

'hari ini giliranku untuk jadi periksa, jadi aku berangkat lebih dulu.
Kyuhyun.' isi memo yg berada di meja kecil di samping tempat tidur yg baca saat menemukannya.

Ekspresi cemar muncul di wajah sungmin, saat teringat kejadian semalam.

"apa dia marah?" gumam sungmin pada diri sendiri

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home .../P.18
***

Sepertinya kyuhyun benar-benar marah, saat aku melihatnya di gerbang, dia hanya melihatku sekilas tanpa tersenyum sama sekali. Dan saat kita berdua berpapasan di koridor kelaspun sama saja.

Dan sekarang aku sedang melihatnya dì balik jendela ruangan miliknya, dia sedang sibuk. Karena itu, kuputuskan untuk pulang sendiri saja.

***

"YA! Kenapa kau pulang lebih dulu?" teriak kyuhyun saat tiba di rumah.

"eh? Saya tidak ingin merepotkan anda, lagipula anda sedang sibuk. Jadi, ..." ucap sungmin yg sedang belajar di ruang tengah.

"mwo? Aku sudah bilang akan membantumu membereskan barangmu. Kau ini ..." ucapan kyuhyun langsung berhenti oleh suara ponsel miliknya.

Kyuhyun lalu mengangkat ponselnya, sambil berjalan meninggalkan sungmin.

"appa, aku sudah bilang aku tidak mau, kenapa appa memaksaku?" ucap kyuhyun pada orang yg menelponnya yg ternyata adalah appa-nya.

"mwo? Arraseo, jika terjadi sesuatu yg genting, aku baru akan membantu ayah bekerja di perusahaan." ucap kyuhyun dengan kesal lalu menutup ponselnya. Dan berjalan ke arah sungmin.

"a-a-anda marah?" ucap sungmin gugup.

"ani." jawabnya dingin.

"jwesonghamnida"

"aku bilang aku tidak marah, berhentilah meminta maaf." bentak kyuhyun lalu masuk ke kamar meninggalkan sungmin yg ketakutan.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home .../P.19
***

Keesokkan paginya, kyuhyun keluar dengan mengenakan seragam lengkap, sedangkan sungmin baru selesai memasak.

"pagi, sarapannya sudah siap. Makanlah." sapa sungmin.

"tidak perlu. Aku sudah terlambat." ucapnya langsung pergi keluar.

"tapi, tadi malam anda tidak makan apa-apa." ucap sungmin pada kyuhyun yg ternyata sudah meninggalkan apartemen.

Sungmin lalu memutuskan untuk membawa makannya ke sekolah.

***

Jam istirahatpun tiba, sungmin langsung keluar dari kelas dan pergi ke ruangan kyuhyun, sambil membawa bekal milik kyuhyun.

"zhoumi sunbaenim, apa anda melihat president?" tanya sungmin saat dia tiba di ruangan itu dan hanya melihat zhoumi sedang sibuk dengan laptopnya.

"dia sedang tidur di UKS, sepertinya dia kelelahan." jawabnya.

Sungmin pun langsung pergi ke UKS.

***
Keadaan di dalam UKS sangat tenang. Hanya ada Kibum songsaengnim yg sedang sibuk memeriksa persediaan obat.

"sungmin-ah, kau mencari kyuhyun?" ucap kibum saat melihat sungmin sedang berdiri di ambang pintu.

"dia ada di sana." lanjut kibum sambil menunjuk tempat tidur yg paling dekat jendela dengan tirai yg menutupinya.

Sungmin menghampiri tempat tidur itu dan menemukan kyuhyun tengah tertidur lelap di atasnya.

Sungmin lalu duduk di kursi yg tersedia di samping tempat tidur, setelah meletakkan bekalnya di meja samping tempat tidur.

Sungmin hanya bisa memandang wajah kyuhyun yg sedang tertidur dalam diam ...

***

Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.20
***

Kyuhyun terbangun dari tidurnya, dan menemukan sungmin ikut tertidur di kursi yg ada dì samping tempat tidur.

Kyuhyun lalu beranjak dari tempat tidur dan memindahkan sungmin ke tempat tidur, kemudian mengecup keningnya.

Setelah itu, kyuhyun melihat bekal makanan yg ada di meja dan melihat memo kecil yg ada di atasnya.

'makanlah, saya tidak ingin anda sakit.' isi memonya

Kyuhyun pun pergi ke meja kerja kibum lalu duduk sambil membawa bekal itu.

Dan kyuhyunpun memakannya.

***

"sungmin-ah, bangunlah. Ini sudah sore." bisik kyuhyun di dekat telinga sungmin.

Sungmin yg terkejut langsung mengambil posisi duduk di atas tempat tidur.

"aku sudah bilang aku tidak marah. Turunlah. Kajja, ini sudah jam pulang. Siwon sudah membawakan tas kita kemari." ucap kyuhyun tapi sungmin hanya diam menatap kyuhyun.

"shirreo?" ucap kyuhyun pergi meninggalkan sungmin.

Isakan tangis mulai terdengar saat kyuhyun membuka pintu lalu berjalan keluar.

Kyuhyun lalu kembali masuk dan menghampiri sungmin yg sedang berdiri sambil menangis.

"kau ini." ucap kyuhyun memeluk sungmin erat.

"Aku sudah bilang aku tidak marah, moodku memang selalu jelek jika sudah kelelahan. Mian, sudah membentakmu. Mian, sudah mengacuhkanmu. Mian, sudah membuatmu menangis." jelas kyuhyun saat tangisan sungmin mulai mereda.

"apa kau menyesal menjadi pacarku?" tanya kyuhyun yg dijawab sungmin dengan gelengan kepala.

"baguslah kalau begitu. Kajja." kyuhyun lalu menggandeng tangan sungmin, kemudian berjalan meninggalkan UKS

*** 

***
Mini FF kyumin/yaoi/Wanna get you home ... / bonus part
***

Waktu berlalu begitu cepat, jam dinding menunjukkan pukul 08.00 malam, sekarang aku dan sungmin sedang duduk sambil menonton tv. Sejakk kejadian tadi sore, sungmin hanya berbicara seperlunya dan tidak berani menatapku.

“haah, kalau begini caranya, aku bisa benar-benar marah padamu, arra?” ucapku frustasi.

“eh?”

“sikapmu ini membuatku tidak tahu harus berbuat apa.” Ucapku tegas.

“keugae ... cheonen ...” ucapnya tingkah.

“kajja, aku bosan dengan sikapmu yang seperti itu.” Aku lalu menariknya kasar ke kamarku.

“eh? Chakka ... apa yang anda lakukan? Saya mohon hentikan! Jangan seperti ini. President, jebal?” pintanya setelah aku menjatuhkannya di atas tempat tidur dan berusaha melepas ppiyamanya hingga kancing terlepas.

Aku lalu mencium lehernya, dan ku pegang ke dua tangannya agar tidak terlalu banyak perlawanan.

Aku lalu berhenti setelah meninggalkan beberapa kissmark di lehernya, dan melepaskan tangannya.

Tangisannya semakin menjadi, tangannya meraih kerah bajuku dan meremasnya berusaha mereda gemetar di tubuh.

“jeongmal andwemida, president, jebal. Hentikan semua ini?” pintanya.

Entah apa yang merasuki pikiranku saat ini, emosi menguasai diriku sepenuhnya. Aku tidak peduli dengan tangisannya yang semakin menjadi, tangannya yang berusaha mendorong tubuhku, suaranya yang berusaha untuk berhenti.

“aku tidak akan menghentikan semua ini.” Teriakku membuatnya terkejut.

“semua resiko akan ku ambil, aku akan bertanggung jawab dengan semua ini.” Ucapku melembut.

“aku berjanji pada diriku sendiri dan juga padamu, bahwa apapun yang akan terjadi, aku tidak akan meninggalkanmu.

Air mataku turun begitu saja dan menetes mengenai pipinya yang berada tepat di bawahku.

“saya mengerti dengan semua yang anda katakan tapi ... tetap saja, kita tidak boleh ... mmph”

Aku langsung menghentikan ucapannya dengan cara menciumnya.

“andwae, jebal!”

Aku dengan paksa melepas semua pakaiannya tanpa menyisakan satu helaipun.

“anda jahat, saya membenci anda, benar-benar membenci anda, sangat benci.” Ucapnya pasrah karena sudah lemas akibat perlakuanku.

“aku tidak percaya dengan kata-katamu itu.”

Setelah itu, beberapa onde kita lewati, meski aku tetap memaksanya.

Sampai dia tertidur lelappun, aku terus membuatnya menangis.

***

_TBC_

Rabu, 11 Juli 2012

Tanggal penting para ELF ttg SuJu *smirk

 JANUARI

1 Januari: Super Junior Sungmin’s Birthday

17 Januari: Super Junior Kangin’s Birthday.

FEBUARI

3 Febuari: Super Junior Kyuhyun’s Birthday.

9 Febuari: Super Junior Hangeng’s Birthday.

22 Februari: SuShow the first Asia Tour (2008)

23 Febuari: Happy Birthday, Super Junior Trot..!(2007)

MARET

9 Maret: Super Junior merilis album ketiga, Sorry,Sorry (2009).

APRIL

3 April: Debut Super Junior M di China (2008).

4 April: Super Junior Eunhyuk’s Birthday.

7 April: Super Junior Siwon’s Birthday.

8 April : Super Junior Kyuhyun kecelakaan mobil yang kedua kalinya

11 April: Super Junior M Zhoumi’s Birthday

19 April: Kecelakaan mobil 4 member SuJu (2007).

MEI

2 Mei: Super Junior M merilis album perdana, Me (2007).

13 Mei: Super Junior merilis single Miina, dari album 4jib (2010).

19 April: Super Show The First Asia Tour Concert diliris di CD (2008).

23 Mei: Selamat bergabung di SuJu, Kyuhyun..!(2006)

30 Mei: Super Junior Happy,

JUNI

2 Juni: Terbentuknya ELF, fans club resmi SuJu (tanggal terbentuknya ELF ..^^)

4 Juni : super junior mau datang ke Indonesia, mengisi festivak KIMCHI :) *amiiinn*

5 Juni: Cooking? Cooking! – mini album Super Junior Happy (2008)

6 Juni: Rilis single U (2006)

13 Juni: Super Junior merilis album ke-4, Bonamana (2010)

21 Juni: Super Junior Ryeowook’s Birthday

JULI

1 Juli: Super Junior Leeteuk’s Birthday

5 Juli: Kangin masuk wajib militer (2010)

10 Juli: Super Junior Heechul’s Birthday

17 Juli: Dimulainya Super Show The Second Asia Tour Concert (2009)

23 Juli: SuJu mulai mempromosikan lagu Dancing Out dari SM Town Summer Album (2006)

26 Juli: Film Bioskop Attack on the pin up ditayangkan (2007)

AGUSTUS

14 Agustus: Super Show The Third Asia Tour Concert dimulai (2010)

21 Agustus: Super Junior Kibum’s Birthday

24 Agustus: Super Junior Yesung’s Birthday

SEPTEMBER

11 September: SUJU 05 pra debut di M-Net

20 September: Rilis album studio ke-2, Don’t Don (2007)

28 September: Super Junior Shindong’s Birthday

OKTOBER

2 Oktober: SUJU M terbentuk (2007)

11 Oktober: Super Junior M Henry Lau’s Birthday

15 Oktober: Super Junior Donghae’s Birthday

29 Oktober: DVD Super Show The Second Asia Tour Concert dirilis (2010)

NOVEMBER

5 November: Debut SuJu (2005), Debut Super Junior K.R.Y.(2006)

6 November: Penampilan perdana SuJu di Popular Song Music Progam (2005).

17 November: SUJU memenangkan BEST ARTIST OF THE YEAR (DAESANG) (Mnet Festival) (2007)

DESEMBER

5 Desember: TWINS (Knock Out), album studio pertama SuJu dirilis (2005).

10 Desember: Peluncuran CD Super Show The Second Asia Tour Concert (2009)

21 Desember: Hankyung oppa menuntut SME ke pengadilan Distrik Seoul (2009)

EXO K -What is Love [hangul+romaji+english+indo trans]

hangul


Girl, I can't explain what I feel.
Oh baby my baby, baby, baby, baby.. yeah.

하루가 마치 1분처럼 느껴지게 만들지
너만있으면 영화속의 주인공
널 보러달려가는 액션신이라도 찍을것 처럼 난 마치 영웅이 된 것처럼

넌 내게 완벽 상상해봤어
함께라면 어떨까
난 너만 괜찮다고 말해주면 모두 완벽해 oh baby

* I lost my mind 너를 처음만났을때
너 하나빼고 모든것은 get in slow motion
내게 말해줘 이게 사랑이라면
매일그대와 수많은 감정들을 나눠주고 배워가며
싸우고 울고 안아주고
내게 말해줘 이게 사랑이라면

세상남자들 모두 날부러워해
너를 가진 내가 질투나 죽겠나봐
해가 가도 달이 가도 절대 안변해
난 보기보다 우직하게 믿을남자라는걸
넌 알게될테니까

I don’t know why 절대적인 이감정
내가 생각조차 했을까
내 곁에 있을때 난 점점 대단한 남자가 되도 빛나는 걸

* Repeat

간절히 바라고 바란다면
이뤄질까 동화얘기처럼
영원한 둘만의 해피앤딩 happily ever after
나만은 널 믿어주고 지켜주고 달래줄께
니편이 될께
니곁에서 절대 안떠나

* Repeat

세상남자들 모두 날부러워해
너를 가진 내가 질투나 죽겠나봐
My babe, baby babe, baby. baby
널 알아보는걸 이게 사랑인걸
아이처럼 널 자주 웃게만들고
친구처럼 널 가장 편하게 만들꺼야
My babe, baby babe, baby. baby
말해줘 내게 what is love

ROMANIZATION

Girl, I can’t explain what I feel
Oh baby my baby, baby, baby, baby yeah


haruga machi ilbunchorom neukkyojige mandeulji
nomanisseumyon yonghwasoge juin-gong
nol borodallyoganeun eksyonsinirado jjigeulgot chorom nan machi yongungi dwen gotchorom


non nege wanbyok sangsanghebwasso
hamkkeramyon ottolkka yeah
nan noman gwenchantago malhejumyon modu wanbyokhe oh baby

I lost my mind noreul choeummannasseultte
no hanappego modeun-goseun get in slow motion
nege mar-hejwo ige sarangiramyon


meil geudewa sumaneun gamjongdeureul-lanwojugo bewogamyo
ssaugo ulgo anajugo
nege mar-hejwo ige sarangiramyon


sesangnamjadeul modu nalburowohe
noreul gajin nega jiltuna jukgennabwa
hega gado dari gado jolde anbyonhe
nan bogiboda ujikhage mideullamjaraneun-gol
non algedweltenikka


I don’t know why joldejogin igamjong
nega senggakjocha hesseulkka
ne gyote isseultte nan jomjom dedanhan namjaga dwedo bitnaneun gol


I lost my mind noreul choeummannasseultte
no hanappego modeun-goseun get in slow motion
nege mar-hejwo ige sarangiramyon


meil geudewa sumaneun gamjongdeureul-lanwojugo bewogamyo
ssaugo ulgo anajugo
nege mar-hejwo ige sarangiramyon


ganjor-hi barago barandamyon
i-rwojilkka donghwayegichorom
yongwonhan dulmane happy ending happily ever after
namaneun nol midojugo jikyojugo dallejulkke
nipyoni dwelkke
nigyoteso jolde anttona


I lost my mind noreul choeummannasseultte
no hanappego modeun-goseun get in slow motion
nege mar-hejwo ige sarangiramyon


meil geudewa sumaneun gamjongdeureul-lanwojugo bewogamyo
ssaugo ulgo anajugo
nege mar-hejwo ige sarangiramyon


sesangnamjadeul modu nalburowohe
noreul gajin nega jiltuna jukgennabwa
My babe, baby babe, baby baby
nolaraboneun-gol ige sarangin-gol
aichorom nol jaju utgemandeulgo
chingguchorom nol gajang pyonhage mandeulkkoya
My babe, baby babe, baby baby
mar-hejwo nege what is love

ENGLISH

Girl, I can’t explain what I feel.
Oh baby my baby, baby, baby, baby.. yeah.


Making a day feel like a minute
With you, I’m the main character of a movie
As if I’m about to film an action scene to come see you, as if I’ve become a hero


You’re perfect to me, I imagined
How would it be if we were together?
If only you say okay, everything is perfect, oh baby


* I lost my mind, the moment I saw you
Except you, everything get in slow montion
Tell me, if this is love
Sharing and learning countless emotions everyday with you Fighting, crying and hugging
Tell me, if this is love


All the guys in the world are jealous of me
They must be jealous to death of me, for having you
Even after the sun goes down and moon goes down, it will never change
You will find out that I’m a guy whom you can trust


I don’t know why, this unconditional emotion
Did I ever imagine?
Next to me, your shine more brightly as I become a better guy


* I lost my mind, the moment I saw you
Except you, everything get in slow montion
Tell me, if this is love
Sharing and learning countless emotions everyday with you Fighting, crying and hugging
Tell me, if this is love


If you wish and wish earnestly
Will it come true, like the fairytales?
A never-ending happy ending, happily ever after
I will trust you, protect you and comfort you
I will be on your side
I will never leave your side


* I lost my mind, the moment I saw you
Except you, everything get in slow montion
Tell me, if this is love
Sharing and learning countless emotions everyday with you Fighting, crying and hugging
Tell me, if this is love


All the guys in the world are jealous of me
They must be jealous to death of me, for having you
My babe, baby babe, baby baby
I can tell, this is love I will make you smile often like a child
I will make you feel the most comfortable, like a friend
My babe, baby babe, baby baby
Tell me, what is love

Indo Trans

Sayang, aku tidak bisa menjelaskan apa yang aku rasakan
Oh sayangku

Membuat satu hari terasa seperti satu menit bersamamu, aku adalah tokoh utama dalam film
Seperti aku adalah pahlawan dalam adegan film action yang datang untuk menyelamatkanmu

Kau sempurna bagiku, seperti yang kubayangkan
Bagaimana jadinya jika kita bersama?
Hanya jika kaku berkata ok, semuanya sempurna, sayang

Kau kehilangan akalku, saat aku melihatmu
Kecuali kau, semuanya mulai bergerak lambat
Beritahu aku jika ini cinta
Berbagi dan belajar emosi yang tak terhitung setiap hari bersamamu
Pertarungan, tangisan, dan pelukan
Beritahu aku jika iini cinta

Semua pria yang ada di dunia cemburu padaku
Mereka pasti cemburu setengah mati, karena memilikimu
Meski setelah matahari terbenam dan bulanpun terbenam, tak akan pernah berubah
Kau akan sadari bahwa aku adalah pria yang bisa kau percaya

Aku tak tahu kenapa, perasaan tak bersyarat ini
Apakah aku pernah bayangkan?
Di sampingku, sinarmu lebih terang seperti akulah pria yang terbaik

Kau kehilangan akalku, saat aku melihatmu
Kecuali kau, semuanya mulai bergerak lambat
Beritahu aku jika ini cinta
Berbagi dan belajar emosi yang tak terhitung setiap hari bersamamu
Pertarungan, tangisan, dan pelukan
Beritahu aku jika iini cinta

Semua pria yang ada di dunia cemburu padaku
Mereka pasti cemburu setengah mati, karena memilikimu
Sayangku
Aku bisa mengatakannya, inilah cinta

Aku akan membuatmu sering tersenyum seperti anak kecil
Aku akan membuatmu merasa lebih nyaman seperti teman
Sayangku
Jelaskanlah, apa itu cinta?

Wanna get you home/Chapter A

Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home/Chapter A

Author : Lee Sangra

Cast : kyumin

Genre : Romance

Rating : PG-17 *jangan ngarep NC

Disclaimer: I only own the plot, the characters are all belong to themselves, do not take it out without permission.

Note : yang gak suka boy x boy harap jangan dibaca.

Q gak mau kalian terjerumus karena keyadongan author

SILENT READER GO

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home/P
***

Aku menyukainya, tapi perasaan ini harus ku sembunyikan, jika tidak ...

Dia, Cho Kyuhyun orang paling berkuasa di SM high school, karena dia adalah Student Council President (kyk osis) sekaligus anak pemilik SM high school.

***

Aku menyukainya tapi apakah dia juga menyukaiku?
Dia selalu saja berusaha menghindariku, karena itu aku ragu ...

Tapi aku menginginkannya

Dia, Lee Sungmin, siswa SM high school yg mendapatkan beasiswa. Karena derajat kita berbeda.
Karena ...

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.1
***

"OmO, eottheokae? Dia sedang ada di depan gerbang, aku lupa kalau dia bagian pemeriksaan sekarang." gumamku, tiba-tiba berhenti berjalan saat melihat Kyuhyun sedang memarahi siswa/i yg berpakaian tidak lengkap.

Aku lalu memeriksa pakaianku sendiri, mencari apa yg tidak ada.

"DASI!? Aku lupa dasiku, eottheokaji?" aku langsung panik dan tidak dapat berpikir jernih, karena itu aku berlari tanpa melihat para pemeriksa itu.

***

'Padahal kemarin aku sudah menggantikan Siwon, menjadi pemeriksa, kenapa sekarang aku harus jaga lagi? Aish.' ucapku dalam hati.

Aku tiba-tiba melihat seseorang tengah berlari ke arah gerbang dengan kepala menunduk, membuatku tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas. Aku lalu memperhatikan pakaian yg dia kenakan, dasi.

'mencoba melarikan diri dariku? Itu mustahil, akan ku hukum kau seberat mungkin.' ucapku dalam hati.

"ya, Zhoumi. Lihat siswa yg sedang berlari itu? Dia tidak memakai dasi, akan ku urus dia, kuserahkan semua ini padamu. Arra?" perintahku pada Zhoumi yg sibuk memarahi siswa yg kepergok bersalah.

Zhoumi hanya mengangguk. Aku lalu memfokuskan diri pada orang itu.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.2
***

Kyuhyun tidak tahu kalau orang yg sedang berlari adalah Lee Sungmin.

Tapi, Sungmin tahu kalau Kyuhyun tengah menunggunya, untuk dihukum tentunya.

***

Aku terus berlari tanpa peduli sekitarku.

Tanpa sadar kakiku tersandung sesuatu, membuat keseimbanganku hilang.

BRUK

"aw, appo." aku meringis kesakitan.
Sepertinya kakiku terkilir.

Badanku langsung membeku saat Kyuhyun mendekatiku

***

Aku sengaja menjatuhkannya dengan memajukan kakiku agar dia tersandung.

Itu pantas untuknya. Tapi saat aku mendengar ringisan kesakitan, aku langsung mengenal suara itu. Lee Sungmin.

Aku langsung mendekatinya dengan wajah khawatir.

Semua orang langsung melihat ke arahku dengan tampang bermacam-macam.

Aku langsung mengeluarkan death glare andalanku, yg membuat mereka langsung menunduk.

Aku lalu kembali, memperhatikan Sungmin yg masih terduduk sambil memegangi kaki kirinya.

Dia terkilir. Aliran darah serasa mengalir lebih cepat, melihat ekspresi wajahnya. Manis, ini pertama kalinya aku melihat ekspresi itu.

Tanpa berpikir panjang, aku langsung memanggulnya dan pergi ke UKS.

"eh? Chakka? President, apa yg anda lakukan? Turunkan saya. President? Jebal." dia langsung panik dan berontak.

"diamlah! Aku tahu kakimu terkilir" ucapku membuat dia langsung terdiam.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.3
***

"ya, Kibum-ah, tolong obati anak ini, kakinya terkilir" ucap kyuhyun langsung masuk UKS tanpa mengetuk pintu. Dan langsung mendudukan sungmin di tempat tidur.

"arraseo. Panggil aku songsaengnim, kyuhyun, statusku di sini kan dokter." oceh kibum sambil membalut kaki Sungmin. Sedangkan Kyuhyun duduk sambil menyilangkan kan lengannya.

"masih ada yg sakit?" tanya kibum kepada Sungmin yg menundukkan kepala dan menggeleng.

"sudah selesai kalau begitu." ucap kibum langsung pergi keluar dari UKS, meninggalkan mereka berdua.

***

Aku lalu berdiri dan menarik tirai untuk menutupi tempat tidur yg Sungmin duduki.

Setelah itu, aku lalu berdiri di depannya, melihat tubuhnya dari atas hingga bawah lalu ke atas lagi melihat kepalanya yg menunduk.

"lihat aku?" perintahku yg dia jawab dengan gelengan kepala.

"aku bilang lihat aku?" ucapku dengan nada lebih memerintah, dan tanganku kusimpan di antara tubuhnya.

Tes ... Tes ... Tes ...

Tiba-tiba air mata sudah membasahi pipi, saat dia mengangkat kepalanya.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.4
***

"jwesonghamnida, mata saya kelilipan. Jadi ..." ucapan sungmin terhenti saat tangannya yg dia pakai untuk menghapus air mata, kyuhyun pegang dengan erat.

***

Aku tidak bisa menyembunyikan perasaanku, aku langsung gugup saat dia memegang tanganku.

Rasanya jantungku berdetak 2 kali lebih cepat.

'eottheokae? Bisa-bisa dia tahu perasaanku'
***

Aku bisa melihat wajah merah merona.

"kau kemanakan dasimu?" tanyaku lalu melepas peganganku pada tangannya.

"keugae ... Ada di rumah, saya ... saya ... lupa membawanya." jawabnya dengan gugup dan berusaha menghindari kontak mata denganku.

Jangan-jangan ...

"karena itu kau berlari?" tanyaku yg dijawabnya dengan anggukan.

"kenapa daritadi kau terus menundukkan kepala?" tanyaku lagi menyudutkannya.

"kau tidak suka padaku, hah? Kau membenciku?" tanyaku dingin membuat dia refleks menarik dasiku.

"aniyo, saya tidak membenci anda, saya malah mencintai anda ..." ucapnya tiba-tiba melepaskan dasiku saat dia sadar apa yg telah dia katakan.

Aku sendiri terkejut dengan apa yg dia katakan, tapi itu membuat hatiku lega.

Aku menarik dagunya untuk melihat wajahnya lebih jelas.

Dia menutup matanya rapat, lalu kukecup bibirnya lembut, membuat matanya langsung membuka.

"begitu pula dengan aku." bisikku di telinganya, lalu tersenyum di depannya.

"hukumanmu ku tunda dulu, siap-siap saja." ucapku lalu pergi meninggalkannya setelah mengacak rambutnya.

"chakka, president?" aku terus berjalan tanpa menghiraukan teriakannya.

'akan kudapatkan kau Lee Sungmin' ...

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home .../P.5
***

Aku berdiri di teras sekolah, menunggu hujan reda, sedangkan yg lain sudah pulang dengan payung yg mereka bawa.

Aku sendiri masih bingung dengan apa yg terjadi tadi pagi.

Dia menciumku?

Apa maksudnya 'begitu pula dengan aku'?

Mana mungkin, seorang Cho Kyuhyun, menyukaiku. jangan berharap Lee Sungmin.

Terus aku harus bagaimana? Aku sudah terlanjur mengatakan kalau aku mencintainya.

Mana hukumannya belum kuterima, tidak mungkin dia lupa dengan hal ini.

"ya! Kenapa kau berdiri di sini?" ucap seseorang dengan suara yg sangat familiar.

Saat aku membalikan badanku, aku menemukan Kyuhyun sedang berdiri dengan tangan masuk ke saku celananya.
Pakaiannya sedikit acak-acakan, lengan baju yg digulung hingga siku, dasi yg dilonggarkan sampai 2 kancing paling atas yg sengaja dibuka. Rambutnya juga sudah tidak karuan lagi.

Baru kali ini, aku melihatnya seperti ini.

Satu hal yg membuatku merasa ada yg berbeda darinya yaitu, kacamata.

"President?"

***

Aku berjalan sepanjang koridor untuk meregangkan otot karena sudah berjam-jam duduk di kursiku untuk memeriksa surat-surat yg ada di kotak saran.

Langkahku tiba-tiba terhenti saat kulihat Sungmin sedang berdiri di teras sekolah, menunggu hujan reda.

Aku lalu mendekatinya,
"ya! Kenapa kau berdiri di sini?" ucapku membuatnya terkaget, lalu membalikan badan.

"President?" ekspresi yg baru aku liat untuk pertama kalinya, sepertinya banyak sekali ekspresi di wajahnya yg akan keluar jika aku lebih sering bersamanya.

"jawab pertanyaanku?" gertakku seketika membuatnya menundukkan kepalanya.

"sa ... Sa ... Saya menunggu hujan reda, lalu pulang." jawabnya gugup.

"hujan seperti ini, memakan waktu lama untuk reda. Lebih baik kau menunggu di ruanganku saja, kajja." ucapku langsung berbalik meninggalkannya yg masih berdiri.

"ya, palli, anggap saja ini hukumanmu. Palii" ucapku menyadarkannya.

"eh? Ne."

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.6
***

Aku mengikutinya dari belakang dengan terpincang-pincang. Sedangkan Kyuhyun sudah masuk ke ruangannya tanpa menutup pintu.

Aku lalu masuk dan menutup pintunya. Saat aku mengangkat wajahku untuk melihat sekeliling. Semuanya biasa saja, tidak ada kesan elit atau mewah sedikitpun, hanya ada kertas di sana-sini.

"duduklah di kursi ini!" perintahnya menunjuk kursi di depan mejanya. Lalu kembali meremas kertas lalu melemparnya sembarang.

Sedangkan aku langsung duduk lalu melihat ke luar jendela, hujannya malah semakin deras.

"aish, kenapa mereka selalu saja mengirim ini?, bukannya aku sudah menolaknya."

Tiba-tiba bunyi handphone menghentikan ocehannya. Kyuhyun lalu keluar ruangan dan mengangkat teleponnya.

Aku sendiri penarasan dengan apa yg dia maksud, kemudian langsung memungut yg dia lempar sembarangan, lalu membacanya.

( kyuhyun oppa, q tw, klo sdah da yg mengisi hatimu. Tpi aku tdak akn menyrah. Saranghaeyo. Terimalah cintaku. )

Aku merasa tubuhku lemas seketika setelah membaca tulisan itu.

"kenapa kau menangis?" tanya kyuhyun tiba-tiba sudah ada masuk ruangan.

Refleks, kusembunyikan kertas itu dan langsung berdiri.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.7
***

Aku dengan cepat berjalan ke arahnya, dan mengambil apa yg dia sembunyikan.

Ternyata benar, dia membaca surat cinta ini.

Aku lalu menyudutkannya, setelah aku menyingkirkan kursi yg dia duduki tadi.

Sekarang, di belakangnya ada meja milikku, di depannya ada aku, dan tanganku di kedua sisi tubuhnya.

"siapa yg menyuruhmu membacanya?" tanyaku pura-pura marah padanya.

"eopseo." jawabnya

"lalu kenapa kau menangis?" tanyaku lagi sambil mendekatkan wajahku padanya.

"keugae ... Keunyang ..." ucapnya mulai gugup.

"kamu cemburu?" tanyaku yg dijawabnya dengan gelengan.

"kalau begitu, lihat aku?" pintaku, lalu dia langsung mendongakkan wajahnya untuk melihatku.

Aku langsung memeluk tubuhnya erat, saat aku melihat ekspresi ketakutannya.

"mianhae, aku tak bermaksud untuk membuatmu ketakutan." aku merasakan nada suaraku langsung berubah saat dia perlahan membalas pelukanku.

"cheodo jweseonghamnida. Saya hanya takut, anda membenci saya, karena kejadian tadi pagi."


"yang mana?" tanyaku, membuatnya melepas pelukannya.

"saat saya tak sengaja bilang kalau saya mencintai anda" ucapnya membuat wajah merah lagi.

"saya takut, anda membenci saya, karena saya namja." lanjutnya.

Aku lalu mengangkat tubuhnya dan mendudukkannya di meja membuat beberapa kertas berjatuhan.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.8
***

"Kenapa kau berpikir aku bahwa aku membencimu? Kau tidak apa yg aku bisikkan di telingamu kemarin? Hmm?" tanyaku yg membuatnya lebih gugup dan berusaha mendorong tubuhku.

"saya mendengarnya, tapi tidak mungkin jika anda juga menyukai saya, karena ... " ucapannya terhenti saat aku menarik kakinya, dan berdiri di antara ke dua kakinya.

"keundae, nado niga saranghaeyo." ucapku membuatnya pertahananya sedikit menurun.

"eh?"

"aku tidak peduli dengan perbedaan kita tentang derajat kita, aku tidak peduli dengan persamaan kita yg namja." ucapku tegas.

"tapi ... Bagaimana jika anda malah dibenci oleh semua orang?"

"kau ingin kita merahasiakan hubungan kita?"

"jika anda juga mau menjadi chae namjachingu?"

Aku tersenyum puas saat mendengarnya.

Aku lalu mencium bibirnya, tanpa aba-aba.

Sungmin yg mendorong dadaku sekuat tenaga, tapi tidak bisa.

"pre ... si ... dent" pintanya di sela ciuman kita.

Lidahku yg sudah masuk ke dalam rongga mulutnya, mulai bertarung dengan lidahnya.

Aku lalu menuntun kedua lengannya menuju leherku agar dia mengikuti permainanku.

Seakan mengerti maksudku, Sungmin langsung melingkar lengannya di leherku dan sesekali menjambak rambutku saat aku menggigit bibirnya dan juga lidahnya.

"ahnh ... andwae ... it ... ungh ... " desahannya tertahan saat aku mulai memberi kissmark di lehernya.

"apa yg sedang kalian lakukan di sini?" ucap seseorang di depan pintu yg sudah terbuka sambil membawa handphone, dan senyum puas di bibirnya.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.9
***

"YA! CHOI SIWON! Kau?" teriakku meninggalkan Sungmin yg masih duduk di meja dan terkejut karena teriakanku.

Aku langsung mendatangi siwon, menariknya keluar ruangan, dan menutup pintu.

"kau sudah tertangkap basah, Cho Kyuhyun, sepupu evil-ku" ucapnya sambil tersenyum dan menggoyang-goyangkan HPnya.

"cih, tertangkap basah apa? Memang kau punya bukti?" ucapku menantangnya.

"ini, semua adeganmu tadi ada di dalam HPku." ucapnya sambil menunjuk HPnya.

"apa maumu?" tawarku padanya dingin.

"aku hanya ingin kau menggantikanku menjaga gerbang selama 1 bulan, eotthae?" pintanya.

"hmm, keurae?" ucapku pura-pura berpikir, lalu aku mengambil HPnya dengan cepat dan mematahkannya menjadi 2, karena HPnya model flip.
Lalu membantingnya ke lantai hingga isinya keluar, aku lalu melihat memory card yg keluar dari tempatnya, ku ambil lalu kubagi 2.

Wajah siwon terkejut dan tubuhnya yg membeku melihat aksiku.

"kau tidak tahu seberapa kejamnya aku, jika menyangkut privacy. Kau pikir aku tidak punya bukti tentang kau dan kibum?" ancamku lalu meninggalkannya dan kembali masuk ke ruangan.

"mianhae, membuatmu menunggu lama." aku lalu mengambil jas seragam yg tersandar di kepala kursi milikku.

"pakai saja jasku agar kau tidak kedinginan. Kau mau pulang sekarang? Biar ku antar, hujannya sudah reda." ucapku sambil memakaikan jasku padanya. Dan dia menggelengkan kepalanya saat aku menawarkan diri untuk mengantarnya.

"berjanjilah padaku satu hal?" tanyanya tapi aku tetap diam.

"jangan tinggalkan saya apapun yg terjadi, jebal?" pintanya dengan ekspresi memelas.

"aku tidak akan meninggalkanmu, chagiya." ucapku sambil mengacak-acak rambutnya.

"ka ... Ka ... Kalau begitu saya pergi dulu." ucapnya langsung turun dari meja dan mengambil tasnya, lalu lari dengan terpincang.

'Lee Sungmin, kau membuatku gila. Padahal aku ingin kau tetap di sampingku.' ucapku dalam hati.

Tiba-tiba ide aneh muncul di otakku. *smirk

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.10
***

Esoknya

"eotthaeke? Jantungku terus berdetak dengan cepat setiap melihat wajah Kyuhyun. Tadi saja saat melihatnya berjalan di koridor aku langsung memalingkan wajahku" gumamku sambil berjalan ke sana kemari di depan pintu ruangan kyuhyun, sambil membawa tas kecil berisi jas miliknya.

Sebenarnya aku sudah tahu kalau dia sedang sendirian, karena aku mengintipnya di balik jendela.

"kau mencari Kyuhyun kan? Masuk saja."

Ternyata Zhoumi, wakil president, yg langsung masuk dan memberitahu Kyuhyun kalau aku ada di sini.

"wae? Kenapa tidak langsung masuk? Ka?" ucapnya sambil tersenyum senang, setelah menutup pintu di belakangnya.

"andweyo, saya hanya hendak mengembalikan jas ini saja, dan ..." ucapku ragu untuk melanjutkannya dan memberikan tas kecil itu.

"dan?"

"dan saya ingin meminta tolong sesuatu pada anda."

"apa?"

"bisakah anda mengajarkan saya Matematika? Lusa nanti akan ada ujian, jadi besok saya ingin anda mengajarkan saya ...." jelasku padanya tapi dia hanya diam.

"tapi, jika anda tidak bisa saya tidak memaksakannya, anda pasti sangat sibuk."

"arasseo. Aku bisa libur dulu besok untuk mengajarimu. Kau mau belajar di mana? Di rumahmu?" tanyanya

"andwaeyo, saya tinggal di kost (?), tempatnya sangat kecil jadi anda tidak mungkin betah." sergahku cepat.

"kalau begitu di rumahku?" tanyanya lagi.

"andwaeyo. Karena ..." entah kenapa aku tidak bisa melanjutkan ucapanku.

"wae? Baiklah, kita belajar di ruangan ini saja, eothae?" tawarnya yg kujawab dengan anggukan.

"kalau begitu, saya pergi dulu." ucapku sambil membungkuk.

"sungmin-ah?" panggilnya.

"nde?" ucapku kembali berdiri dan mengangkat wajahku untuk melihat wajahnya.

Cup ~

Sebuah kecupan mendarat di bibirku dari bibirnya, yg membuatku terdiam.

"nan niga bogoshiposeo, arra?" bisiknya lalu tersenyum dan mengacak-acak rambut, kemudian masuk ke ruangannya lagi.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.11
***

"sepertinya anda memang sedang sibuk, jadi lebih baik saya belajar sendiri." ucap sungmin pada kyuhyun setelah mereka masuk dan melihat zhoumi juga siwon sedang sibuk mengerjakan tugas mereka.

"aku tidak mungkin bisa menolak permintaanmu. Lagi pula pekerjaanku sudah selasai semua." sergah kyuhyun sambil menggandeng tangan sungmin dan menuntunnya untuk duduk di kursi yg ada di samping kursi milik kyuhyun.

"kalau begitu anda pasti lelah setelah mengerjakan banyak hal. Lebih baik anda istirahat." ucap sungmin sambil duduk di samping kyuhyun.

"andweyo, dia menyelesaikan semua itu dengan cepat karena ingin segera membantumu belajar. Padahal biasanya dia selalu menunda pekerjaannya sampai menumpuk setinggi gunung." bela siwon sebelum kyuhyun sempat bicara.

"uhri president, tidak pernah ingkar janji. Jadi, karena kau sudah memintanya, maka dia akan mengabulkannya." tambah zhoumi.

"keuraeyo? Kalau begitu, President, kira-kira bisakah saya mendapat nilai di atas 90?" tanyanya sambil menarik-narik lengan baju kyuhyun.

"keurom, keundae waegeurae?" tanya kyuhyun heran

"kau tidak tahu? Ujian matematika besok akan dapat hadiah bagi siswa/i yg mendapat nilai di atas 90, berupa potongan biaya sekolah." jelas zhoumi masih tetap fokus dengan kerjaannya.

"keuraeyo? Tapi bukannya kau dapat beasiswa? Kenapa mengincar hadiah itu?" tanya kyuhyun lagi.

"kurasa karena biaya untuk pariwisata akhir semester nanti, benar tidak?" sekarang giliran siwon yg bicara dan dijawab dengan anggukkan sungmin.

"hmm, kalau begitu Kita belajar sekarang, bagian mana yg tidak kau mengerti?" tanya kyuhyun bersemangat.

"kau yakin bisa membuat nilainya di atas 90? Bagaimana kalau nilai 100? Berani taruhan?" tawar zhoumi.

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.12
"ugh, president, kenapa anda setuju dengan taruhan itu? Bagaimana jika saya tidak mendapat nilai 100?" tanyaku pada kyuhyun yg sibuk memeriksa hasil kerjaku mengerjakkan soal yg ada di buku setelah kyuhyun menjelaskan materinya. Sedangkan siwon dan zhoumi sudah pulang lebih dulu, setelah setuju dengan taruhan mereka.

Jika aku mendapat nilai 100, maka mereka akan menuruti semua permintaan kyuhyun. Tapi jika aku gagal mendapat nilai 100, maka bagi zhoumi, kyuhyun harus mengerjakan tugasnya selama 1 minggu, dan bagi siwon, kyuhyun harus menggantikannya menjadi pemeriksa selama 1 minggu.

"kenapa kau sangat memikirkan hal itu? Itu tidak usah dipikirkan, aku yg menanggung semuanya" ucapnya tetap fokus memeriksa kertasku.

"tapi ..." ucapku sambil menundukkan kepala

"sungmin-ah?" panggilnya

"nde?" aku refleks mengangkat kepala.

"bagaimana kalau kita juga taruhan?" tanyanya nakal.

"eh?"

"ada yg aku inginkan darimu? Jika kau mendapatkan nilai 100, akan kukatakan apa itu. Tapi jika tidak ..., berjuanglah." ucapannya malah membuatku penasaran kenapa dia setuju dengan taruhan itu.

"kau sudah mengerti semua yg kujelaskan, kan?" tanyanya yg kujawab dengan anggukan.

"kajja, kita pulang. Aku antar kau pulang, ini sudah malam." ucapnya sambil memasukkan semua barangku ke tasku.

Sekilas aku melihat kertas kerjaku yg benar semua.

"eh? Andwaeyo, anda tidak perlu mengantar saya pulang. Saya bisa sendiri."

"sebenarnya aku sudah melihat tempat tinggalmu. Saat kau melarangku mengantarmu pulang waktu itu, aku mengikutimu karena khawatir, jadi kau tidak bisa menolak. Kajja?" ucapannya benar kalau begini caranya aku sudah tidak bisa menolak permintaannya lagi.

***

Esoknya, aku sudah siap menghadapi ujian ini, semoga aku berhasil.

***

2 hari kemudian, pengumuman hasil ujian di bagikan.
Aku terkejut dengan hasil kerjaku.

98 ...

Hanya salah 1 soal, tapi tetap saja aku gagal ...

***
Mini FFkyumin/yaoi/Wanna get you home.../P.13
"igoeyo, ternyata saya tidak berhasil." ucapku sambil menyerahkan kertas kerja. 20 soal esay. Nilaiku 98, hanya salah satu. Padahal merasa semua yg aku kerjakan benar, aku bahkan memeriksanya berkali-kali.

"keugae, taruhannya..." ucapku ragu dan hampir menangis.

"sungmin-ah? Siapa guru yg memeriksa nilaimu?" tanyanya tiba-tiba.

"eh? Kang Hodong seonsaengnim-ieyo."

"kajja." ucapnya sambil menarik tanganku dan berlari.

***

Kami lalu berhenti di depan ruang guru, Kyuhyun menyuruhku untuk menunggu di luar, sedangkan dia masuk dengan membawa kertas kerjaku.

. . .

Kyuhyun langsung keluar dan menarikku lagi.

Dia membawaku ke ruangannya. Dengan cepat menarikku masuk dan memenjarakanku di antara ke dua lengannya, dan juga meja miliknya.

"waegeuraeyo?" ucapku sambil terengah-engah karena berlari.

"kau masih ingat taruhan kita?" ucapnya sambil tersenyum senang.

"nde, tapi kenapa?" tanyaku.

Kyuhyun lalu memperlihatkan nilaiku.

100

Angka 98 yg tadi menjadi nilaiku, terdapat coretan di atasnya.

"100? Bagaimana bisa?"

"itu tidak penting. Sekarang aku akan mengatakan apa yg aku inginkan jika kau dapat nilai seratus. Apa kau bisa mengabulkannya?" ucapnya dengan senyum nakal dan wajah yg jaraknya sangat dekat dengan wajahku.

"apa itu? Akan saya kabulkan jika saya mampu melakukannya." ucapku gugup.

"aku

Ingin

Kau

Tinggal

Di rumahku." ucapnya berbisik.

"eh? Tidak mungkin, saya tidak mungkin tinggal di rumah anda."

"wae?"

"karena saya ..."

"aku tidak peduli alasanmu. Karena aku sudah menyuruh siwon dan zhoumi membawa barang-barangmu ke rumahku. Dan mereka tadi menelpon kalau semuanya sudah ada di rumahku. Jadi kau tidak bisa menolaknya, Lee Sungmin."

"tapi ..." ucapanku terhenti karena kyuhyun langsung memelukku.

"mian, karena kekeras-kepalaanku ini. Tapi aku hanya ingin kau terus di sisiku."

Pelukan hangatnya dan suaranya yg lembut, membuat hatiku seakan hendak meledak.

Aku langsung membalas pelukan itu, dan mulai menangis karena bahagia.

***
_TBC_

Rabu, 30 Mei 2012

Risk or Not?/part.1/English Version


Title : FF/kyumin/yaoi/Risk or Not?/part.1/English Version

Author : Lee Sangra

Cast : kyumin

Genre : Romance

Rating : PG-17

Disclaimer : I only own the plot, the characters are all belong to themselves, do not take it out without permission.

Note : Who doesn’t like boy X boy story, please don’t read it.

***

Annyeong ^.^

Just try to making this. You can call this an experiment. This English version will be a little bit different from the real one, but the story line still same. Maybe it shorter than the real version, cause its in English. And it’s more like prolog I guess.

I’m sorry if my English still bad, I’m still learning.

Don’t read it if you hate it.

I’ll continue this story if you left a comment.

SILENT READER PLEASE GO AWAY, BEFORE I KILL YOU... ^.^

***

Do I like him? But what should I do? Cause now, he stand in front of me, just together on the high school building roof. So, I’ll say it.

“kyuhyun sunbaenim, ... saranghae. Please go out with me?” I said while close my eyes.

“All right, we’re going out but I have one condition that you have to do it, that’s don’t ever disobey my words.”

I open my eyes surprisely, he’s accept me. I nod slowly.

“then, kiss me until the bell’s ringing.” His cold order, without any expression.

“th-th-thats too fast, we’re just going out a moment ago, I ... mmph.”

Kyuhyun suddenly stop my word with his lips, reflex, I push him off and step back.

“YA! Sungmin, didn’t I tell you? ‘don’t disobey my words’”

I can see, angry expression on his face, makes my body a little tremble.

He comes near and I go back until my back touches the wall. ‘I’m stuck’

Without hesitant, he kiss me again, force me to open my mouth by biting my under lip. I can’t fight back. I can’t even move my body, his arms hug me tightly. Touch my sensitive spot behind my ear and grab my butt.

Then the hottest kiss I ever have and my first has been stole right now.

“sunbae … s-stop … the bell has ringing.” after hear my voice in the middle of our kiss. Kyuhyun stop our kiss immediately then he smiles after see my face blushing, and nearing his face to my ear.

“nado saranghae, sungmin-ah.” His whisper softly, different with a moment ago, makes my face that already blushing, getting more red.

“hurry go back to your class, I’ll call you later” he said.

***

How? Leave you comment and I’ll continue this story.


Senin, 21 Mei 2012

Another Evil’s Strategy called Pervert Plan/Part 1 - Sekuel Evil’s Strategy -NC-

Title : FF kyumin/yaoi/Another Evil’s Strategy called Pervert Plan/Part 1 - Sekuel FF kyumin/yaoi/Evil’s Strategy

Author : Lee Sangra

Cast : KyuMin

Genre : Romance

Rating : Simple NC

Length : Two Shoot

Disclaimer: I only own the plot, the characters are all belong to themselves, do not take it out without permission.

Note : yang gak suka boy x boy harap jangan dibaca.

Q gak mau kalian terjerumus karena keyadongan author

SILENT READER GO

***

ANNYEONG

Masih inget ma author g? #reader:siapa y? *nangis di pojokan #abaikan

Seperti biasa author datang membawa kesukaan kalian yaitu

Es cendol #plak

FF maksudnya

Mian, author jarang nongol, lagi nyari inspirasi buat ff baru, ni otak rada kesumbat gara2 UAS jadi susah mikir.

So, Check it out

Semoga kalian suka \(^.^)/

Selamat membaca

***

Di sinilah aku, berbaring di samping namja imut bernama Lee Sungmin, sambil memeluk tubuh mungilnya,

Wajahnya yang sangat tenang membuatku tidak bisa melepas pelukanku. Kalau saja tidak ada kulia pagi ini, aku akan terus di sini sambil memeluknya.

Lee Sungmin, namja imut yang sedang tertidur lelap ini adalah istri(?)ku. Kami sudah menikah selama 3 bulan tapi aku belum pernah menyentuhnya sedikitpun.

Meski waktu itu aku berhasil karena memberinya alcohol tapi sekarang tidak.
Setiap aku menyentuhnya, dia selalu menghindar. Saat dia sudah tidak bisa menghindar, tubuhnya langsung gemetar ketakutan.

Karena masa lalunya itu membuat kenangan buruk pada dirinya.

Lalu bagaimana aku bisa menyentuhnya?

HMM?

Apa rencana kali ini akan berhasil????

***

“hmm?” gumamku terbangun dari tidur, saat menyadari bahwa orang yang semalaman memelukku sudah pergi.

Saatnya kuliah.

Sudah 3 bulan aku tinggal di sini. Sudah 3 bulan aku menikah dengan namja bernama Cho Kyuhyun. Tapi aku belum bisa membiarkannya menyentuhku.

Tubuhku langsung gemetar hebat saat dia mulai melakukan ini dan itu padaku.

Sebenarnya aku ingin dia menyentuhku semudah dia menyentuh sebuah benda.

Aish, ini semua karena traumaku itu.

***

“Sungmin-ah, apa benar kau dan kyuhyun belum pernah melakukan ‘itu’?” bisik donghae bertanya padaku saat kita ada di kelas.

“dari mana kau tahu itu?” tanyaku panic.

“dari hyukkie chagie, dan dia tahu dari kyuhyun langsung. Jadi, apa benar kau dan Kyuhyun belum pernah melakukannya?” tanyanya lagi dengan serius yang aku jawab hanya dengan anggukan.

“mwo? Kasihan kan Kyuhyun harus menahan dirinya. Kalau aku jadi Kyuhyun, aku tidak mungkin bisa menahan diriku walau hanya dengan sekali melihatmu. Kau tahu, banyak namja di sini yang ingin sekali menerkammu. Jika kau bukan pacar Kyuhyun apalagi sekarang kau istri(?)nya. Seharusnya kalian sudah melakukannya sangat sering.” Jelas Donghae.

“aku tahu itu”

“lebih baik kau secepat mungkin melakukannya, sebelum dia mencari yang lain.” Ucapnya sebelum dia kembali fokus pada pelajaran.

Semua ucapan donghae memang benar.

Apa mungkin … ?

***

CEKLEK

Aku membuka pinti lalu menemukan kyuhyun sedang duduk di sofa sambil menonton TV.

“ternyata kau sudah pulang, sudah makan?” tanyaku padanya yang tidak menoleh sedikitpun ke arahku.

“sudah, tadi teman-teman mengajakku makan bersama.” Ucapnya tetap fokus pada TV.

Aku langsung ke kamar berniat untuk mandi.

Setelah mandi, aku lalu keluar lalu melihat Kyuhyun yang ternyata masih menonton TV. Aku pun langsung duduk di sampingnya sambil mengeringkan rambutku dengan handuk. Sesekali aku melihat ekspresi wajahnya, dia terlihat sangat bosan.

“apa terjadi sesuatu di kampus?” tanyaku membuka pembicaraan.

“tidak ada. Semuanya biasa saja. Kau sendiri bagaimana?” ucapnya dingin.

“tidak ada, hanya saja … Donghae bilang padaku bahwa banyak namja yang ingin menerkamku jika aku tidak punya kau.” Ucapku langsung pada pokok pembicaraan.

“saat itu aku langsung berpikir betapa beruntungnya aku karena telah memilikimu, karena kau ada di dekatku. Donghae juga bilang, kalau aku lebih baik secepat mungkin melakukan ‘itu’ denganmu, sebelum kau mencari yang lain.” Aku bisa merasakan suaraku sedikit gemetar.

“saat itu aku mulai ketakutan. Aku mulai berpikir bagaimana jika itu benar-benar terjadi. Bagaimana jika kau benar-benar meninggalkanku?” ucapku sambil melihat wajahnya yang ternyata sedang memperhatikanku juga.

Aku merasa jantungku berdetak cepat karena dia menatapku dengan serius

Aku tidak bisa melanjutkan kata-kataku.

“jadi, apa maumu sekarang?” tanyanya membuatku tambah gugup.

***

Sungmin yang diam sambil memainkan handuk yang dia pegang dan Kyuhyun yang memandangnya tanpa bergerak sedikitpun.

“Arraseo, kajja!” ucap Kyuhyun sambil menarik Sungmin masuk ke dalam kamar, setelah melihat jam dinding menujukkan pukul 8 malam.

Tanpa sedikitpu memberi aba-aba, kyuhyun langsung mencium leher sungmin, setelah menjatuhkannya lalu menindihnya.

“Andwae!” Ucap sungmin memberontak, berusaha medorong tubuh Kyuhyun yang ada di atasnya.

“JEBAL, HENTIKAN! Jangan membuat aku ketakutan seperti ini!” ucap sungmin tak berhenti berontak dan mulai menangis.

Kyuhyun langsung menghentikan aksinya dan memandang Sungmin tanpa mengubah posisinya yang masih berada di atas sungmin.

“kau lihat? Kau langsung ketakuatan saat aku sendiri yang menyentuhmu.” Ucap kyuhyun frustasi.

***

“mianhaeyo” ucap Sungmin benar-benar merasa bersalah, aku tidak bisa marah jika dia sudah bersikap seperti ini.

“Kita sudahi saja.” Ucapku sambil beranjak dari atasnya, tapi tangan sungmin menarik kemejaku membuat posisiku berada di atasnya lagi.

“mwo?” tanyaku merasa heran dengan sikapnya hari ini.

“jangan begitu. Kau membuatku takut. Karena kau menatapku seperti ingin memakanku hidup-hidup.” Ucapnya setelah berhenti menangis.

“memang itu yang ingin kulakukan padamu.” Ucapku berusaha menahan tawa. Kau benar-benar lucu.

“ada apa denganmu hari ini? Jangan paksakan dirimu.” Ucapku lagi sambil mengelus kepalanya.

“aku tahu itu. Tapi aku tidak ingin membuatmu menunggu. Ini sudah 3 bulan, sejak kita menikah tapi belum sekali pun melakukan ‘itu’. Karena itu …. Ajari aku?” ucapnya dengan wajah yang sudah sangat merah.

“arraseo.” Ucapku setelah diam sejenak.

Kukecup keningnya pelan, kemudian kedua matanya, setelah itu berpindah ke pipinya dan berakhir dengan mencium bibirnya.

“aku tidak akan berhenti meskipun kau memohon. Kau tahu itu kan?” tanyaku yang dia jawab dengan anggukan. Lalu aku kembali mencium bibirnya lebih lama.

“buka mulutmu dan ikuti apa yang kulakukan.” Ucapku yang langsung menurutiku dengan mebuka mulultnya.

Tanpa membuang waktu, aku langsung menciumnya kembali dan memasukkan lidahku ke dalam mulutnya. Lama kelamaan dia pun mengukuti apa yang kulakukan. Membalas ciumanku.

“lingkarkan tanganmu di leherku!” ucapku berhenti sejenak lalu kembali menciumnya.

Ciuman yang semakin memanas membuat tanganku tidak biasa diam begitu saja. Tanpa melepas ciuman kami, tanganku mulai melepas kancing piyama sungmin satu per satu.

Awalnya dia menghentikanku, dengan cara memegang tanganku yang sedang membuka kancing piyamanya. Tapi, aku balik memegang tangannya, dan menuntun tangannya untuk melingkar kembali di leherku. Meski ada sedikit keraguan tapi dia tetap mengikuti perintahku.

Setelah berhasil melepas semua kancing piyamanya, aku langsung berpindah ke leher putih dan mulus miliknya, serta memainka nipplenya dengan satu tanganku.

Aku merasa seperti baru pertama kali menyentuhnya.

***

Sungmin mulai mengeluarkan suara desahan dan erangan akibat perlakuanku padanya.

Bercak merah sudah banyak bermunculan di sekitar leher sampai bahu milik sungmin. Dan kini Kyuhyun mulai bermain dengan nipple sungmin dengan cara menghisap, menjilat, sampai menggigitnya.

Sedangkan tangan kyuhyun mulai beraksi dengan melepas celana sungmin dengan cepat dan menemukan ‘j’ sungmin sudah menegang.

Langsung saja kyuhyun mengocok ‘j’ sungmin, membuat sungmin mendesah lebih keras. Dan lupa akan semua rasa takut yang biasa datang disaat seperti ini.

“kyuu ~, sudah cukup. Aku tidak tahan lagi.” Ucap sungmin yang malah membuat kyuhyun menogocoknya lebih cepat.

“keluarkan saja, jangan sungkan.” Ucap kyuhyun sambil melihat wajah sungmin yang memang tidak bisa menahannya lagi.

Klimakspun datang menghasilkan cairan kental yang membasahi tangan kyuhyun dan juga perut si pemilik cairan tersebut.

Setelah itu, kyuhyun berdiri dan melepas semua pakaiannya sendiri dan akhirnya tak satupun di antara mereka yang tertutup sehelai benang pun.

Tanpa menunggu lama, jari kyuhyun mulai meraba bagian luar ‘h’ sungmin, membuat sungmin sendir terkejut dan hendak beranjak dari tempat tidur. Tapi gerakan kyuhyun lebih cepat darinya. Kyuhyun lebih dulu menindihnya lagi.

“lihat wajahku, sungmin-ah?” ucap kyuhyun mulai memasukkan 2 jarinya ke dalam ‘h’ sungmin.

Sungmin langsung memeluk kembali leher kyuhyun saat kyuhyun mulai melakukan ‘in-out’ jarinya ke dalam ‘h’ sungmin.

“kyu ~, ahh~ mmph~” desahan sungmin karena kyuhyun mulai menciumi leher sungmin lagi, memberi kenikmatan yang lebih pada tubuh sungmin.

Setelah beberapa menit berlalu, dan kyuhyun sudah berkali-kali menyentuh titik sensitive di dalam ‘h’ sungmin, lalu mengeluarkan jarinya.

“kau sudah siap?” Tanya kyuhyun yang dijawab sungmin dengan anggukan kecil.

Kyuhyun membenarkan posisinya di antara kedua kaki sungmin yang mengangkang cukup lebar.

‘j’ kyuhyun yang memang sudah menegang sejak membawa sungmin ke dalam kamar tidak bisa menunggu lagi.

Kyuhyun lalu berusaha memasukan miliknya ke dalam ‘h’ sungmin dengan hati-hati.

“arrght, appo ~” ringis sungmin sambil meremas spray karena ‘j’ kyuhyun sudah masuk ke ‘h’ miliknya.

Kyuhyun mulai memaju mundurkan pinggulnya, setelah mendiamkan ‘j’ miliknya di dalam ‘h’ sungmin selama beberapa detik untuk beradaptasi.

Selama kyuhyun menggejot ‘h’ sungmin dengan kecepatan yang berubah-ubah, kadang lambat dan kadan cepat, yang terdengar di kamar itu hanya suara desahan sungmin dan juga tempat tidur yang ikut bergerak karena ulah mereka.

“kyuu~” panggil sungmin yang langsung dimengerti oleh kyuhyun apa maksudnya.

“arraseo, kita keluarkan bersama.” Ucap kyuhyun mempercepat genjotannya.


Kyuhyun langsung ambruk di atas tubuh sungmin, setelah klimaks mencapai keduanya.

“kyuu~” panggil sungmin manja.

“hmm?”

“lagi …” ucapan sungmin membuat kyuhyun terkejut dan seketika energi yang tadi hilang langsung muncul kembali.

“arraseo” ucap kyuhyun dengan tampang bahagia seperti mendapatkan jackpot.

***

Paginya, aku terbangun lebih dulu dari kyuhyun.

Di sinilah aku, berbaring dalam dekapannya tanpa pakaian dan hanya di tutupi selimut.

Sebenarnya aku masih tidak percaya bahwa aku dan dia melakukan ‘itu’ semalam. Tapi saat aku melihat tubuhku penuh dengan bercak merah keunguan dan bagian bawahku yang sakit, aku langsung percaya.

Perlahan aku melepas pelukannya pada tubuhku, berusaha untuk tidak membangunkannya, lalu pergi ke kamar mandi. Kalau saja tidak ada kuliah pagi, aku akan terus di sini dalam pelukannya.

***

_TBC_

Eothae?

Selasa, 15 Mei 2012

What happen with you?/Part 2

Title : FF kyumin/yaoi/What happen with you?/Part 2

Author : Lee Sangra

Cast : KyuMin

Genre : Romance

Rating : PG-17 *jangan ngarep NC

Length : two shoot

Disclaimer: I only own the plot, the characters are all belong to themselves, do not take it out without permission.

Note : yang gak suka boy x boy harap jangan dibaca.

Q gak mau kalian terjerumus karena keyadongan author

SILENT READER GO

***

Annyeong, readers kangen g sama author?

Mian author lama g bikin FF, karena bulan kemarin sibuk UTS ma tumpukan tugas.

Author kasih bocoran kalau FF ini tuch, sekuelnya Mini FF yang Choose me, please?

Author bakal mulai bikin lagi FF, lebih sering mungkin dan mulai mencoba bikin NC.

Langsung ja y

***

Di tempat lain, sang leader tiba-tiba mendapatkan e-mail ke handphonenya berisikan :

Aku butuh privacy.
Jangan ikut campur urusanku dengan Sungmin.

P.S. jika tidak, kalian akan tahu akibatnya.

Ternyata tidak hanya Leeteuk saja yang mendapatkan e-mail itu tapi semua anggota yang lainnya dan bahkan para managernya pun mendapatkannya.

***

Tap … tap … tap …

Suara langkah kaki yang berjalan mendekati perahu kecil yang terdapat Sungmin di atasnya.

Mendengar suara itu, Sungmin langsung berhenti menangis dan menghapus air matanya cepat.

“Kyuhyun-ah?” ucap Sungmin lalu berbalik dan berdiri, setelah menemukan Kyuhyun sudah berdiri di dekat pinggir perahu, dengan ekspresi dingin di wajahnya, sambil menyilangkan lengan di depan dadanya.

“apa yang kau lakukan di sini? … sambil menangis?” Tanya Kyuhyun tetap dingin.

“siapa bilang aku menangis, aku hanya sedang menghirup udara segar saja. Mana mungkin aku menangis.” Jawabnya dengan seulas senyum yang jelas sangat dipaksakan.

“GEOTJIMALLO! KENAPA KAU SELALU SAJA MENANGIS SENDIRIAN SEPERTI INI? KAU PIKIR AKU INI SIAPA? Kajja, kitta kembali ke hotel?” bentak Kyuhyun sambilo menarik tangan Sungmin dengan kasar.

“appo …, lepaskan aku bisa jalan sendiri.” Ucap Sungmin berusaha melepas pegangan Kyuhyun pada tangannya. Tapi Kyuhyun tetap berjalan sambil menarik tangan Sungmin.

“appo … kyuhyun-ah” ucap Sungmin terus sambil mulai menangis selama perjalanan menuju hotel.

***

BRAK

“ini bukan kamarku atau pun kamarmu?” ucap Sungmin setelah mereka masuk ke kamar hotel dan melihat Kyuhyun menutup pintu keras.

“aku sengaja check-in kamar baru, karena manager hyung memaksaku untuk bertukar kamar dengan Siwon.”

“tapi, manager hyung bilang padaku kalau kaulah yang ingin kamar kita ditukar. Karena itu, aku tidak menolaknya.”

“aish, aku tidak mungkin mau bertukar kamar dengan orang lain.” Bentak Kyuhyun sambil mendorong Sungmin, menyudutkannya di dinding dan juga di antara kedua tangannya.

Sungmin hanya bisa terdiam, karena terkejut dengan bentakkan Kyuhyun.

“Haaah, sebenarnya ada apa denganmu, Lee Sungmin?” Tanya Kyuhyun dengan suara yang pelan dan lebih lembut.

“apa … maksudmu?”

“kenapa kau menghindariku? Jangankan di depan kamera, saat kita sudah di dorm pun kua tetap menghindar, bahkan saat kita hanya berdua.” Tanyanya sambil menahan kekesalan.

“kapan aku menghindarimu? Aku hanya …”

“BERHENTILAH BERBOHONG! Lalu kenapa kemarin kau tiba-tiba berniat untuk mengambil air minum yang baru, padahal biasanya kita selalu minum di botol atau gelas yang sama?”

“itu … aku hanya ti … mmmph” ucapan Sungmin terhenti karena Kyuhyun menciumnya dengan kasar.

Sungmin berusaha melepas ciumannya dengan cara mendorong memukul dan mendorong dada Kyuhyun.

Setelah melepas ciumannya, Kyuhyun lalu menarik Sungmin dan menghempaskanya ke tempat tidur dan menindihnya.

“hentikkan, Kyuhyun-ah, jebal! Jangan sentuh aku sekarang, jebal!” pinta Sungmin.

Sungmin yang terus memberontak tapi Kyuhyun tidak mendengarkannya dan malah membuka paksa kemeja Sungmin sampai bahu lalu menciui leher Sungmin.

Kedua tangan Sungmin tidak bisa berbuat apa-apa karena dipegang oleh salah satu tangan Kyuhyun di atas kepala Sungmin. Sedangkan tangan Kyuhyun yang satu lagi melepas celana Sungmin dengan cepat.

Tapi setelah itu, Kyuhyun menghentikan aksinya lalu turun dari tempat tidur dan menutupi tubuh Sungmin dengan selimut.

“cih, kau memang menyebalkan, pembohong, kalau itu maumu, aku tidak akan pernah menyentuhmu lagi. Kalau perlu, aku akan bertukar dengan Hyungdeul di lantai 12 nati.” Ucap Kyuhyun.

“Shireo! Aku tidak mau kau pindah.” Balas Sungmin langsung mengambil posisi duduk dengan selimut yang hanya menutupi bagian bawahnya.

“kalau begitum jelaskan?” ucap Kyuhyun sambil menyilangkan lengannya di depan dada dan duduk di kepala sofa yang ada di depan tempat tidur.

“aku hanya ingin memberimu pelajaran karena kau selalu dekat dengan yeoja-yeoja di luar sana. Dan juga .. “

“aku bilang jangan berbohong, hal seperti itu tidak mungkin kau lakukan.” Potong Kyuhyun

“kau tahu resikonya kalau melakukan itu. Ya, Lee Sungmin, berhentilah menyembunyikan sesuatu dariku.” Lanjutnya.

“Sudahlah, saat pulang nanti aku akan membereskan pakaianku dan pindah ke lantai 12” ucapnya sambil berjalan ke arah pintu.

“FOTO!!!” teriak Sungmin menghentikan Kyuhyun, namun kyuhyun kembali berjalan ke arah pintu.

“ada seorang anti-fans yang tidak sengaja menyadari penyamaran kita, kau ingat saat kau menarik tanganku sambil membawa buket bunga (yg g tahu baca dulu Choose me, please?). karena hal itu, manajer hyung dan hyungdeul yang lainnya menyuruhku untuk menjaga jarak dan menymbunyikan masalah ini darimu, karena itu …”

“owh, ternyata merekalah penyebabnya, mereka akan mendapatkan hadiah dariku.” Ucap kyuhyun sambil membuka pintu dan menemukan beberapa lalat pengganggu yang tak lain adalah para hyungdeul yang sedang mengintip, tak lupa dengan death glare yang ditunjukkan nya.

“mianhae”

“minta maafpun tidak ada gunanya. Tidak pengaruhnya pada amarahku” lalu menutup pintu dan menguncinya.

“jangan pergi!” pinta Sungmin dengan suara gemetar karena menahan tangis.

“jangan marah lagi, aku kan sudah menjelaskan semuanya, aku kan sudah bilang maaf.” Lanjut Sungmin di sela tangis yang disertai segukan.

“padahal aku tidak mau kalau kita berpisah. Jebal, jangan bilang kalau kau bosan padaku, jangan marah padaku, mianhaeyo!” tangisannya semakin menjadi.

“hmm?” gumam Kyuhyun yang sudah berdiri di depan Sungmin, membuat Sungmin berhenti menangis seketika namun tetap sesegukan.

Kyuhyun lalu merangkak ke atas tempat tidur, mensejajarkan wajahnya dengan wajah Sungmin dengan jarak yang cukup dekat.

“sudah cukup menangisnya, wajahmu sudah semerah itu, matamu juga sembab.” Ucap Kyuhyun sambil membantu menghapus air mata Sungmin dengan jarinya.

“kalau begtu jangan pergi, jebal!” pinta Sungmin dengan kepala menunduk.

Kyuhyun yang melihat tingkah lakunya hanya bisa tersenyum, lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Sungmin lebih dekat.

“kata siapa aku mau pergi, hmm? Aku hanya mengunci pintu karena tiba-tiba ada penghalang di sana.” Ucap Kyuhyun lalu mengecup bibir Sungmin, sekali.

“jinjjayo? Kau tidak marah padaku?” Tanya Sungmin dengan aegyonya yang entah disengaja atau tidak.

“eo” jawab Kyuhyun singkat, lalu mencium bibir Sungmin lebih lama.

“tapi … tadi kau bilang ‘minta maafpun tidak ada gunanya.’” Ucapnya setelah berhasil melepas ciumannya.

“aku mengatakan itu bukan untukmu tapi untuk orang lain. Lagipula kenapa aku harus marah padamu? Aku tidak mungkin marah padamu, lee Sungmin.”

“tapi …”

“Sudahlah, aku mengunci pintu karena ingin melanjutkan yang tadi” ucap Kyuhyun membuat wajah Sungmin memerah.

“a … a … araseoyo, tapi … pelan-pelan.” Ucap Sungmin gugup memberi tanda lanpu hijau pada Kyuhyun.

***

“aaah … Kyu ~ pelan-pelan.” Desahan Sungmin terdengar sampai keluar pintu.

“Dasar Evil, dia bisa membuat Sungmin hyung mengeluarkan suara sekencang ini.” Ucap ikan dari Mokpo yang diberi nama Donghae #plak di balik pintu kamar.

“eo, tapi … keliatannya Kyuhyun maarh sekali pada kita, eotheokke?” ucap monyet yang bernama Eunhyuk #plak yang berada di samping Donghae si ikan.

“Aish, nado mollaseo” ucap Leeteuk dan Heechul berbarengan.

***

“ya, Sungmin hyung, palli kajja, pesawatnya akan segera lepas landas lho!” ucap Kyuhyun pada Sungmin yang berjalan dengan sangat pelan.

“arraseo” balas Sungmin tapi tetap berjalan pelan.

“Cih, memangnya ini salah siapa, aku jadi tidak berjalan seperti ini.” Gumam Sungmin kesal.

“naiklah, biar kugendong” ucap Kyuhyun, tiba-tiba sudah berjongkok memunggunginya.

Tanpa banyak komentar, Sungmin langsung naik ke punggung Kyuhyun dan melingkarkan lengannya di leher Kyuhyun.

“gomawo” ucap Sungmin pelan.

“gwenchana, karena akulah penyebab kau jadi begini.”

“aish, palli kajja, pesawatnya akan segera lepas landas lho!” ucap Sungmin menghindari pembicaraan.

***

_The End_

Ne, keunaseo.

How is it?

Jangan komplain tentang NC’y di lewat, itu bakalan jadi surprise.